Monday, February 16, 2009

Renungan Hidup

Aku sering berfikir…untuk apa aku hidup?Mulai dari sebuah sekolah yang menanamkan disiplin dan kehidupan bermasyarakat.Begitu banyak masa kecil yang tersita untuk belajar….Akhirnya mendapat gelar ….Aku menambah antrian pencari kerja

Lowongan… lowongan…lowongan….

YAP! Ini dia...Setelah beragam tes, masuk dalam daftar karyawan Merintis karir dan profesionalisme Tenggelam dalam tumpukan kerja Mabuk, gila kerja, stresssss….Tapi karirku menanjak dan aku menuai banyak UANG! Waktu berlalu ... Ada target baru di sana...Bertemu belahan jiwa Arungi bahtera menuju mawaddah wa rahmah Mendapat amanah ...Ini dia, generasi penerus yang diidamkan

Allaahu Akbar… kapan

bisa tidur? (Jam dua belas malam niih…)

Mendaki tangga hidup bermasyarakat Memanfaatkan waktu sebaik mungkin...

Dan aku benar- benar menjadi KAYA RAYA….. Akulah BINTANG; dimanapun aku berada Tapi rasanya waktu terlalu singkat...… untuk memenangkan arena secara sempurna UGH! Mereka mengatakan aku tidak berarti...Rasanya hampir gila

…hancur…. Tulalit…tulalit…

tak seorangpun menemaniku Aku sudah menjadi sampah. Waktu berjalan begitu lambat...

Gelap… semua Berkabut Seperti mengejar ketololan Semua menjadi musuh... Semua

Menyingkir Tinggal menunggu waktu Ketika saat yang dijanjikan itu tiba Dari semua renungan ini, aku mendapat IDE... Aku akan hidup dengan enjoy Aku mencintai semua orang Banyak mendengar dengan tulus Memanfaatkan waktu sebaik mungkin dalam persahabatan Mungkin juga banyak bertualang TIDAK… tentu saja aku tidak boleh terlena

dengan musik jahiliyah Rekreasi... Masak yang paling enak... Berteman dengan penuh kehangatan. Menambah porsi kasih saying Berkirim dan menerima surat Selalu mencari

win-win solution Sebenarnya aku agak gamang, tapi aku yakin aku bisa “Katakan apa saja, aku akan tetap mencintai anda semua Aku akan membersihkan dunia dari hasad dan najis-najis batin Menjadikan semua orang saling berbagi Waktu tak akan mampu menghentikanku...Bahkan sekalipun aku telah pergi...Ya Rabbi… dengan jiwa yang penuh noda kami kembali, hanya ampunan dan rahmat-Mu yang dapat menyelamatkan kami….

Amin!

4 comments:

A jazi said...

Betul Rahmat dan ampunan Allah- lah yg senantiasa kita harapkan.kehidupan di dunia ini fana...kita songsong kehidupan yg abadi...apa yg akan kita bawa?

Mahendra-Jambi said...

renungkan dam buat kata kunci mutiaranya dong...

yoki yusanto said...

Membaca "Renungan Hidup" seprti mendengar lagu sebuah band yang vokalisnya IVAN SCUMBERG (r.i.p), bannya burger kill, liriknya mengingatkanku akan curhatan Ifat. agak mirip, apakah pengemar burger kill, juga band dari bandung itu yg kini mau berangkat tours australia....

Agus Setija Adi said...

"TIDAK ADA PERSOALAN YANG TIDAK BISA DISELESAIKAN"